View Gallery
|
Bacalah dulu sebelum menentukan pilihan
Sebuah iklan mobil berbicara, Beli mobil adalah seperti memilih pasangan hidup. Itu benar, sebab segala hal masuk dalam pertimbangan kita, mulai dari selera, kecocokan maupun ‘kecekcokan’ alias seberapa rewel pemeliharaannya.
Tentu saja masalah selera sukar diperdebatkan karena sangat relatif. Contohnya, diluar pertimbangan biaya, ada orang yang lebih suka memilih compact-car Toyota Soluna ketimbang BMW yang prestise-nya sudah unggul ? Tapi memang itulah selera.
‘Suka pada pandangan pertama’ sangatlah berbeda dengan nyetir mobil yang sama selama bertahun-tahun. Saat itu anda mungkin akan tahu ‘jelek-jeleknya’ dari kendaraan anda dan saat itu mungkin cinta anda berubah jadi benci. Jadi, mau beli mobil yang cocok? Ini kiatnya:
1. Tampang Dulu Lihat baik-baik mobil itu dari dalam maupun luar dan dari berbagai sudut. Apakah anda suka? Perhatikan garis bodi, cat, kualitas dan desainnya. Inikan mobil baru, jadi sudah seharusnya sempurna di mata anda. Ingat, anda akan ‘hidup bersamanya’ selama bertahun-tahun mendatang. Cobalah berulang-ulang tanyakan pada diri sendiri, apakah ini jenis mobil yang bisa mewakili citra yang anda inginkan?
2. Ukuran Nyaman Semua mobil pasti berpromosi soal kenyamanan kabin. Tapi apakah itu tepat untuk anda? Jangan ragu mencobanya, sesuaikan tempat duduk, lonjorkan kaki, apakah dengkul mentok di dashboard dan lain-lain, Cari ‘second opinion’ dari rekan atau pasangan anda. Bayangkan ragam aktifitas harian yang anda lakukan, mulai dari berangkat kerja, mengantar anak sekolah, piknik, belanja, Apakah mobil taksiran anda cukup menyamankan anda dan –setidaknya- pasangan anda?
3. Mainkan saja Begitu duduk dengan nyaman, coba ragam fasilitas yang tersedia seperti radio, AC, indicator, wiper, lampu depan dan belakang. Yakinkan segalanya mudah di jangkau dan dioperasikan. Sales Promotion perlu ditanya berbagai hal yang perlu kita ketahui termasuk berbagai feature mobil tersebut.
4. Jajal Tenaga di Situasi Nyata Perhatikan bagaimana tenaganya menghadapi situasi nyata, seperti di jalanan tol, mendahului kendaraan lain dan akselerasi yang mendadak di jalanan kota yang padat. Apakah tenaga rpm nya cukup memuaskan hasrat anda? Bagaimana tenaganya jika sudah terpengaruh oleh nyala AC yang sering menyedot tenaga kendaraan? Cobalah melakukan beberapa manuver diatas dengan AC yang menyala.
5. Tipikal Jalan Jalanan sekitar dealer mobil yang bersangkutan bukanlah jaminan bagus buat kendaraan. Cobalah kendaraan itu di berbagai tipikal jalan seperti yang berlubang, berbukit-bukit. Cobalah melakukan test di jenis jalan yang akan anda hadapi sehari-hari.
6. Pengendalian Ada tiga unsur utama saat melakukan test drive yaitu kinerja transmisinya, pengendalian roda kemudi, dan pengereman. Kinerja transmisi bisa dilihat dari kelembutan perpindahan gigi dan kerja kopling. Jika transmisinya otomatic, rasakan upshifts dan downshift nya. Apakah perpindahan terjadi terlalu lambat atau terlalu cepat. Pastikan itu berjalan mulus tanpa hentakan maupun loncatan. Seberapa responsif reaksi roda kemudi terhadap perpindahan arah. Apakah tetap stabil dan terkontrol, apakah tetap berpresisi tanpa gerak berlebihan? Apakah anda mendeteksi understeering dan oversteering? Pastikan juga pengeraman berjalan dengan akurat. Jika kendaraan tersebut punya ABS (Anti-Lock Stability Control) anda bisa mencobanya di areal parkir untuk melakukan manuver-manuver menghindar.
7. Kebisingan Dengarkan suara mesin, interior, ban, dan angin yang menggerus masuk ketika jendela atau sunroof terbuka. Apakah mereka sudah teredam dengan baik. Cobalah di kecepatan rendah maupun tinggi. Sebagai catatan, seorang pengunjung pameran Autoshow 2000 mendapati mobil MPV yang baru dibelinya mengeluarkan bunyi ‘aneh’ yang bisa jadi karena mobil yang bersangkutan mengandung sedikit ‘cacat bawaan’. Tentu ini jangan sampai terjadi pada anda.
Selesai melakukan test drive yang memang menyita konsentrasi, parkir mobil yang anda tes dan lihat sekali lagi dari berbagai sudut. Lalu ambil jarak, perhatikan dia untuk terakhir kalinya. Saat itu anda pasti sudah tahu, diakah teman hidup anda atau bukan?!
|